Gejala Alam


di indonesia banyak sekali gejala- gejala alam yang di alami, di dalam post ini kita akan mempelajarinya

Longsor
      
      Longsor merupakan gejala alam untuk mencapai kondisi kestabilan kawasan definisi tanah longsor. Tanah longsor terjadi akibat perpindahan material pembentukan lereng berupa batuan bahan rombakan, tanah, atau campuran kedua material yang bergerak kebawah atau keluar lereng.
      Terjadinya longsor diawali oleh air yang meresap kedalam tanah menambah bobot tanah, jika air tersebut menembus sampai ke tanah kedap air, tanah menjadi licin dan tanah pelapukan diatasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng.




a) Jenis tanah longsor
Ada 4 jenis tanah longsor:
1.  Longsor translasi
Longsor ini terjadi karena bergeraknya massa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk rata atau menggelombang landai
2.  Longsor rotasi
Longsor ini muncul akibat pergerakan masa tanah dan batuan pada bidang gelincir berbentuk cekung
3.  Pergerakan blok
Pergerakan blok terjadi karena perpindahan batuan yang bergerak pada bidang gelincir berbentuk rata
4.  Runtuhan batuan
Runtuhan batuan terjadi saat sejumlah besar batuan atau material bergerak kebawah dengan cara jatuh bebas.


b) Faktor penyebab tanah longsor
·         Hujan
·         Lereng terjal
·         Tanah yang kurang padat
·         Batuan yang kurang kuat
·         Adanya beban tambahan
·         Pengikisan atau erosi
·         Bekas longsoran lama
·         Daerah pembuangan sampah
·         Adanya material timbunan pada tebing
·         Jenis tata lahan
·         Getaran yang diakibatkan oleh gempa bumi, ledakan, getaran mesin, dan getaran lalu lintas kendaraan.





c)  Pencegahan tanah longsor

1.  Tidak membuka lahan persawahan dan membuat kolam di lereng bagian atas permukiman
2.  Membuat terasering
3.  Tidak menggali tanah dibawah lereng terjal
4.  Tidak menebang pohon di lereng
5.  Tidak membangun rumah di bawah tebing dan tepi sungai yang rawan erosi
6.  Secepatnya mungkin menutup retakan tanah dan dipadatkan agar air masuk kedalam tanah melalui retakan


Kebakatan hutan

      Hutan merupakan sumber daya yang tak ternilai kerena didalamnya terkandung keanekaragaman hayati sebagai narasumber plasma nuthfa, pengatur tata air, pencegah banjir, dan erosi.
      Masalah pemanfaatan dan perlindungannya telah teratur dalam UU tapi gangguan terhadap sumber daya hutan terus berlangsung bahkan intensitasnya terus meningkat. Kebakaran hutan termasuk salah satu bentuk gangguan yang sering terjadi.

0 komentar:

Poskan Komentar

Copyright © 2012 Dea's blogTemplate by :Urangkurai.Powered by Blogger.Please upgrade to a Modern Browser.